PLTA Kayan dengan Kapasitas 9.000 Megawatt Akan Dibangun di Kaltara

Pembangunan PLTA Kayan akan masuk dalam tiga proyek strategis nasional di Kaltara.

Kepala Staf Kepresiden (KSP) Jendral (Purn) TNI Moeldoko mengatakan pemerintah baru saja menjalin kerja sama dengan PT Kayan Hydro Energy dan Power China untuk membangung pembangkit listrik tenaga air (PLTA) di sungai Kayan, Kalimantan Utara (Kaltara). Pembangunan PLTA Kayan masuk dalam salah satu proyek strategis nasional di Kaltara.

Rencana, pembendungan Sungai Kayan akan dimulai pada akhir tahun 2019 dalam lima tahapan. Untuk pembangunan tahap satu diharapkan dapat rampung pada 2024.

Pembangunan PLTA Kayan akan dikawal KSP

PLTA (Inilah.com)

Pembangunan proyek tersebut akan dilakukan pasca penandatanganan nota kesepahaman (MoU) pemerintah Indonesia yang dalam hal ini diwakili oleh PT Adhi Karya dan PT Pelabuhan IV dengan PT Kayan Hydro Energy di Kantor Staf Kepresidenan, Kompleks Istana Kepresidenan pada 15 Agustus 2019.

Untuk pembangunannya sendiri akan dilakukan dalam lima tahapan dengan total kapasitas hingga 9.000 megawatt (MW). tahap pertama akan dibangun pada akhir tahun ini dengan kapasitas sebesar 900 MW dan ditargetkan rampung pada 2024.

Kemudian, setelah tahap 1 selesai, pada tahun 2025 akan dibangun bendungan tahap 2 dengan kapasitas 1.200 MW. Setelah itu baru akan dibangun PLTA tahap 3 dan 4 dengan kapasitas masing-masing 1.800 MW serta PLTA tahap 5 dengan kapasitas 3.200 MW.

“Kayan 1 tahun ini dibangun butuh 5 tahun. Udah ada listrik 900 MW di 2024, tahap 2 akan dibangun setelah Kayan 1 selesai” ujar Direktur Operasional PT Kayan Hydro Energy Khaerony di Hotel J.W Marriott, Jakarta, Rabu (21/8/2019). Seperti dikutip dari Tirto.id.

Sebelumnya, Kepala Staf kepresiden Moeldoko mengatakan Pembangunan proyek tersebut akan dilangsungkan di dekat kawasan industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI) di Tanah Kuning.

“Jadi kegiatan besar itu sekaligus dalam satu kawasan terintegrasi,” terang Moledoko kepada awak media pasca penandatanganan MoU di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, (15/8/2019). Seperti dikutip dari Liputan6.com.

Mantan Panglima TNI era SBY ini juga menegaskan bahwa dirinya akan mengawal jalanya proyek pembangunan PLTA Kayan yang akan dibangun oleh pemerintah dengan PT Kayan Hydro Energy.

“Hari ini sebuah realisas dari apa yang sekian lama telah diperjuangkan oleh Pak Gubernur (Kalimantan utara Irianto Lambrie), terang Moeldoko.