Investasi Tesla ke xAI Perkuat Strategi AI Global, Gini Laporannya!

Investasi Tesla senilai US$2 miliar atau sekitar Rp33 triliun resmi diumumkan ke xAI, perusahaan kecerdasan artifisial yang didirikan Elon Musk. Pengumuman tersebut disampaikan Tesla melalui surat kepada pemegang saham yang dirilis bersamaan dengan laporan kinerja keuangan terbaru.

Melalui pendanaan ini, Tesla menjadi salah satu investor utama dalam putaran pendanaan Seri E xAI yang berhasil menghimpun dana total sekitar Rp336 triliun. Meski kepemilikan Tesla di xAI tercatat kurang dari satu persen, investasi tersebut memperkuat keterkaitan strategis dan operasional antara kedua perusahaan.

Manajemen Tesla menjelaskan bahwa Investasi Tesla ke xAI sejalan dengan strategi jangka panjang perusahaan untuk membawa kecerdasan buatan ke dunia fisik.

Tesla tengah mengembangkan produk dan layanan berbasis AI yang terintegrasi langsung dengan kendaraan listrik dan sistem robotika, sementara xAI fokus mengembangkan layanan AI digital, termasuk model bahasa besar Grok.

Investasi Tesla ke xAI Dipertegas dalam Laporan Pemegang Saham

Elon Musk menilai kolaborasi ini sebagai langkah pragmatis untuk mempercepat pengembangan teknologi Tesla. Menurutnya, kemampuan xAI di bidang AI berpotensi mendukung berbagai inisiatif strategis Tesla, seperti pengembangan robot humanoid Optimus dan peningkatan sistem otonomi kendaraan.

Investasi Tesla ini dilakukan di tengah tantangan kinerja keuangan perusahaan. Sepanjang tahun lalu, Tesla mencatat penurunan laba hingga 46 persen, meski pendapatan perusahaan masih melampaui ekspektasi pasar.

Chief Financial Officer Tesla, Vaibhav Taneja mengisyaratkan bahwa belanja modal akan meningkat pada 2026 untuk mendukung produksi robot Optimus dan pengembangan teknologi otonom skala besar.

Di sisi lain, Investasi Tesla ke xAI juga menuai sorotan dari pemegang saham. Sebagian pihak menilai kesepakatan tersebut berpotensi menimbulkan konflik kepentingan. Beberapa gugatan hukum sebelumnya menyoroti dugaan pengalihan sumber daya dan talenta AI dari Tesla ke xAI.

Meski demikian, kolaborasi operasional kedua perusahaan telah berjalan, termasuk penyediaan baterai Megapack Tesla untuk pusat data xAI serta integrasi Grok ke dalam beberapa kendaraan Tesla.

Investasi Tesla ke xAI menegaskan arah strategis perusahaan dalam memperkuat peran AI di produk dan layanan masa depan. Meski memicu pro dan kontra, langkah ini menunjukkan ambisi Tesla untuk tetap berada di garis depan inovasi teknologi global.

Demikian informasi seputar investasi Tesla ke xAI. Untuk berita ekonomi, bisnis dan investasi terkini lainnya hanya di Tuluskarya.Com.