Investasi di Pati Tembus Rp12,6 Triliun, Delapan Investor Siap Kembangkan Berbagai Sektor
Contents
Investasi di Pati menunjukkan perkembangan positif setelah delapan perusahaan menyatakan komitmen penanaman modal dengan nilai sekitar Rp12,6 triliun. Komitmen tersebut disampaikan melalui penandatanganan Letter of Intent (LoI) dalam Pati Business Forum 2026 yang berlangsung di Pendopo Kabupaten Pati.
Rencana investasi ini mencakup berbagai sektor strategis, mulai dari pengolahan sampah menjadi energi, pembangkit listrik tenaga surya, pelabuhan dan perikanan, tekstil, penerangan jalan, hingga industri barang berbahan kulit.
Pemerintah Kabupaten Pati melihat masuknya investasi tersebut sebagai peluang untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat lokal.
Potensi Investasi di Pati pada Sektor Energi dan Industri
Salah satu sektor terbesar dalam rencana investasi di Pati adalah pengolahan sampah menjadi energi atau waste to energy. Proyek ini direncanakan oleh PT Sinergi Enviro Solution dan PT Sichuan Energy Development dengan nilai investasi sekitar Rp5,2 triliun.
Rencana tersebut berkaitan dengan potensi pengelolaan sampah di Kabupaten Pati yang disebut mencapai ratusan ton setiap hari. Melalui teknologi pengolahan sampah menjadi energi listrik, pemerintah daerah berharap persoalan lingkungan dapat berjalan seiring dengan pengembangan energi alternatif.
Selain itu, PT Synergy Infra Hijau dan PT Sichuan Energy Development Group juga menyatakan komitmen investasi sekitar Rp2,7 triliun untuk sektor pembangkit listrik tenaga surya. Sementara PT Sino Textile Group menyiapkan investasi sekitar Rp3 triliun pada sektor solar farm.
Sektor perikanan juga menjadi salah satu bidang yang menarik perhatian investor. PT Lensa Patria Energi berencana menanamkan modal sekitar Rp1,45 triliun untuk pembangunan pelabuhan, cold storage, serta industri pengolahan ikan.
Potensi perikanan Pati menjadi salah satu alasan sektor ini dikembangkan. Pemerintah daerah menyebut terdapat sekitar 800 kapal dengan kapasitas di atas 30 GT dan sekitar 2.500 kapal di bawah 30 GT yang dapat mendukung aktivitas industri perikanan.
Baca Juga: Investasi di Bandara Rendani Jadi Fokus Baru Papua Barat, Investor Tiongkok Tunjukkan Minat?
Peluang Investasi Daerah dan Dampaknya bagi Masyarakat Pati
Selain sektor energi dan perikanan, investasi di Pati juga mencakup beberapa bidang lain. PT Sinergi Infra Hijau memiliki rencana investasi sekitar Rp140 miliar untuk penerangan jalan, PT Quanda Industrial sekitar Rp55 miliar, PT Putrajaya Sakti Samudera sekitar Rp50 miliar, serta PT RBJ Outdoor Products sekitar Rp28 miliar untuk industri barang dari kulit.
Pemerintah Kabupaten Pati berharap masuknya investasi tersebut dapat meningkatkan penyerapan tenaga kerja. Berdasarkan peninjauan pemerintah daerah terhadap sejumlah perusahaan penanaman modal asing di Pati, proporsi tenaga kerja lokal disebut telah mencapai sekitar 90 persen.
Untuk mendukung masuknya modal baru, Pemkab Pati menyiapkan layanan perizinan melalui Mal Pelayanan Publik serta Satgas Percepatan Investasi. Fasilitas tersebut ditujukan untuk membantu investor dalam proses administrasi dan penyelesaian kendala investasi.
Pati juga masih memiliki peluang pengembangan kawasan industri. Pemerintah daerah menyebut terdapat potensi kawasan industri sekitar 5.600 hektare yang dapat dikembangkan untuk menarik investasi baru.
Selain sektor manufaktur dan energi, pemerintah membuka peluang investasi berbasis potensi lokal seperti industri garam, pengolahan hasil pertanian, serta energi berbasis komoditas jagung dan ketela.
Baca Juga: Realisasi Investasi di Kabupaten Ngawi 2025 Capai Rp1,97 Triliun, Dominasi PMA Terus Menguat?
Investasi di Pati senilai Rp12,6 triliun menjadi langkah penting dalam pengembangan ekonomi daerah. Dengan fokus pada energi, industri, dan sektor berbasis potensi lokal, investasi ini berpotensi memperkuat aktivitas ekonomi serta membuka peluang kerja bagi masyarakat Pati.
Demikian informasi seputar pertumbuhan investasi di Pati. Untuk berita ekonomi, bisnis dan investasi terkini lainnya hanya di Tuluskarya.Com.









